Konsultasikan rencanamu menuju Baitullah.
Sistem Customer Service ini terhubung ke aplikasi Whatsapp.

Inilah Penjelasan Fiqih Thaharah

Beranda Thaharah Inilah Penjelasan Fiqih Thaharah

Sebelum membahas fiqih thaharah, mungkin ada baiknya membahas terlebih dahulu pengertian dari kata fiqih dan thaharah itu sendiri. Kata fiqih, secara bahasa berarti paham. Sedangkan menurut istilah, fiqih ialah suatu ilmu yang mempelajari syari’at yang bersifat amaliyah (perbuatan) yang diperoleh dari dalil-dalil hukum yang terinci dari ilmu tersebut.

Thaharah menurut bahasa berarti bersih. Thahura, thuhran, dan thaharatan, artinya suci dari kotoran dan najis. Sedangkan menurut istilah, thaharah adalah suci dari hadats atau najis, dengan cara yang telah ditentukan oleh syariat. Dari pengertian tersebut, dapat kita ambil garis besarnya bahwa fiqih thaharah ialah pemahaman mengenai cara mensucikan diri baik dari hadats maupun najis sesuai dengan dalil-dalil yang berlaku.

Pada dasarnya, di dalam Islam bersuci itu hukumnya sunnah, namun dapat menjadi wajib apabila hendak melakukan ibadah tertentu, misalnya shalat. Perubahan hukum ini terjadi karena shalat mensyaratkan agar orang yang melaksanakannya berada dalam keadaan bersih dan suci. Karena itulah, thaharah atau bersuci hukumnya menjadi wajib.

Lalu apa saja yang perlu dilakukan dalam ber-thaharah? Di sinilah fiqih thaharah berperan. Thaharah atau bersuci yang dilakukan, disesuaikan dengan jenis kotoran dan keadaan kita saat itu. Berikut ini adalah ayat Al-Quran yang menjelaskan mengenai fiqih thaharah:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا قُمْتُمْ إِلَى الصَّلاَةِ فَاغْسِلُوا وُجُوهَكُمْ وَأَيْدِيَكُمْ إِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوا بِرُءُوسِكُمْ وَأَرْجُلَكُمْ إِلَى الْكَعْبَيْنِ وَإِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوا وَإِنْ كُنْتُمْ مَرْضَى أَوْ عَلَى سَفَرٍ أَوْ جَاءَ أَحَدٌ مِنْكُمْ مِنْ الْغَائِطِ أَوْ لاَمَسْتُمْ النِّسَاءَ فَلَمْ تَجِدُوا مَاءً فَتَيَمَّمُوا صَعِيدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوا بِوُجُوهِكُمْ وَأَيْدِيكُمْ مِنْهُ مَا يُرِيدُ اللَّهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِنْ حَرَجٍ وَلَكِنْ يُرِيدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهُ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ (المائدة: 6

“Hai, orang-orang yang beriman! Apabila kamu hendak melaksanakan shalat, basuhlah wajahmu dan tanganmmu sampai ke siku, sapulah kepalamu dan basuhlah kedua kakimu sampai ke kedua mata kaki. Jika kamu junub, mandilah. Jika kamu sakit atau dalam perjalanan, atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, bertayamumlah dengan debu yang bersih jika kamu tidak memperoleh air. Usaplah wajahmu dan tanganmu dengan debu itu. Allah tidak ingin menyulitkanmu, tetapi Allah hendak membersihkanmu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu agar kamu bersyukur.” (QS. Al-Ma’idah : 6)

Dari ayat tersebut, dapat kita ambil beberapa poin penting, yaitu :

  1. Ber-thaharah sebelum melaksanakan shalat hukumnya wajib. Jika diri kita sedang dalam keadaan suci, maka berthaharah hukumnya sunnah.
  2. Jenis thaharah yang digunakan pun disesuaikan dengan jenis kotoran Jika kotorannya berupa hadats kecil, maka disucikan dengan berwudhu. jika hadats besar, maka dengan mandi wajib.
  3. Thaharah yang dilakukan pun juga disesuaikan dengan keadaan kita saat itu. Jika kita sedang sakit atau dalam perjalanan, sehingga tidak boleh menggunakan banyak air, maka thaharah yang dilakukan adalah dengan ber-tayamum.
  4. Adanya fiqih thaharah bukan bertujuan untuk mempersulit kita dalam beribadah. Fiqih thaharah justru bertujuan untuk memudahkan kita dalam beribadah. Bayangkan saja jika thaharah harus selalu menggunakan air, maka akan menimbulkan masalah bagi orang-orang yang sedang berada di tempat yang kesulitan air.

Dari penjelasan tersebut, dapat kita ambil kesimpulan bahwa fiqih thaharah sangatlah penting untuk kita pahami. Selain memberi kita pengetahuan mengenai hukum dan tata cara bersuci, fiqih thaharah juga mempermudah kita dalam memutuskan thaharah seperti apa yang perlu kita lakukan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read

Mari Pelajari Lebih Dalam Terkait Syarat Kambing Aqiqah Sesuai Syariat

Islam merupakan agama yang lengkap, segala sesuatu telah dijelaskan sehingga memudahkan dalam pelaksanaannya. Bahkan dalam menyambut datangnya buah hati Islam mengajarkan kita untuk bersyukur...

Wuquf Sebagai Inti Ibadah Haji, Mari Simak Penjelasannya!

Wuquf dilaksanakan sejak tergelincirnya matahari pada tanggal 9 Dzulhijjah sampai dengan terbitnya matahari pada tanggal 10 Dzulhijjah. Cara pelaksanaan wuquf yaitu dengan berdiam diri...

Latest Posts

Mari Pelajari Lebih Dalam Terkait Syarat Kambing Aqiqah Sesuai Syariat

Islam merupakan agama yang lengkap, segala sesuatu telah dijelaskan sehingga memudahkan dalam pelaksanaannya. Bahkan dalam menyambut datangnya buah hati Islam mengajarkan kita untuk bersyukur...

Wuquf Sebagai Inti Ibadah Haji, Mari Simak Penjelasannya!

Wuquf dilaksanakan sejak tergelincirnya matahari pada tanggal 9 Dzulhijjah sampai dengan terbitnya matahari pada tanggal 10 Dzulhijjah. Cara pelaksanaan wuquf yaitu dengan berdiam diri...

Pentingnya Mengetahui Perbedaan Haji Dan Umroh Agar Tepat Dalam Pelaksanaannya

Siapa yang tidak mengenal ibadah haji dan umroh? Tentu kita sebagai kaum muslimin mengetahuinya. Dua ibadah ini merupakan impian semua umat Islam. Untuk melaksanakannya...

Apakah Itu Thawaf Qudum? Pahami Dan Pelajari Dengan Baik

Bagi para sahabat yang ingin menjalankan ibadah haji, ada baiknya untuk menambah bekal pengetahuan sebelum bertamu ke rumah Allah. Salah satu rangkaian ibadah yang...

# Type at least 1 character to search # Hit enter to search or ESC to close